Friday , 22 November 2019
Breaking News

The importance of education in life

Education ( Pendidikan )


Education is the process of facilitating learning, or the acquisition of knowledge, skills, values, beliefs, and habits.

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan,  atau penelitian.

Kata pendidikan berasal dari  bahasa latin yaitu ducare, berarti ”menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti ”keluar”. Jadi pendidikan berarti kegiatan ”menuntun ke luar”.

Pengertian pendidikan menurut para ahli

Agar lebih memahami apa arti pendidikan, berikut ini adalah beberapa rujukkan tentang pengertian pendidikan menurut para ahli

1.Ki Hajar Dewantara

Pengertian pendidikan adalah proses menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak peserta didik, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

2. Martinus Jan Langeveld

Pengertian pendidikan adalah upaya menolong anak untuk dapat melakukan tugas hidupnya secara mandiri supaya dapat bertanggung jawab secara susila. Pendidikan merupakan usaha manusia dewasa dalam membimbing manusia yang belum dewasa menuju kedewasaan.

3.  Ahmad D. Marimba

Pengertian pendidikan adalah bimbingan atau bimbingan secara sadar oleh pendidik terdapat perkembangan jasmani dan rohani terdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.

 

Filosofi pendidikan

Pendidikan biasanya dimulai sejak bayi dan berlangsung seumur hidup.

Pendidikan bisa dilakukan sebelum lahir seperti yang dilakukan kebanyakan orang dengan mendengarkan musik, membaca atau lainnya kepada bayi dalam kandungan dengan harapan agar sang bayi dapat belajar sebelum tiba proses kelahiran.

 

Fungsi pendidikan

Menurut Horton dan Hunt, lembaga pendidikan berkaitan dengan fungsi yang nyata ( manifes ) berikut ini;

Mempersiapkan anggota keluarga untuk mencari nafkah

• Mengembangkan bakat perseorangan demi kepuasan pribadi dan bagi kepentingan manyarakat

• Melestarikan kebudayaan

• Menanamkan keterampilan yang perlu bagi partisipasi  dalam demokrasi

 

Tujuan pendidikan

Secara umum, tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan dan mengembangkan potensi didalam diri peserta didik. Dengan pertumbuhan kecerdasan maka anak bisa memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi, kreativitas, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap, memiliki budi pekerti yang luhur, moral yang baik dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

 

Jenis-jenis pendidikan

1. Pendidikan Formal

Pendidikan Formal adalah jenis pendidikan yang terstruktur dan memiliki jenjang, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar (SD), pendidikan menengah (SMP), pendidikan atas (SMA), dan pendidikan tinggi (Universitas).

Berikut ini adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan formal:

  • Taman Kanak-kanak (TK)
  • Raudatul Athfal (RA)
  • Sekolah Dasar (SD)
  • Madrasah Ibtidaiyah (MI)
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  • Sekolah Menengah Atas (SMA)
  • Madrasah Aliyah (MA)
  • Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
  • Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)
  • Perguruan Tinggi
  • Akademi
  • Politeknik
  • Sekolah Tinggi
  • Institut
  • Universitas

2. Pendidikan Non Formal

Pendidikan Non Formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang bisa dilaksanakan secara berjenjang dan terstruktur. Jenis pendidikan ini bisa disetarakan dengan hasil program pendidikan formal melalui proses penilaian dari pihak yang berwenang.

Berikut ini adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan non formal:

  • Kelompok bermain (KB)
  • Taman penitipan anak (TPA)
  • Lembaga kursus
  • Sanggar
  • Lembaga pelatihan
  • Kelompok belajar
  • Pusat kegiatan belajar masyarakat
  • Majelis taklim

3. Pendidikan Informal

Pendidikan Informal adalah jenis pendidikan yang berasal dari keluarga dan lingkungan dimana peserta didiknya dapat belajar secara mandiri.

Beberapa yang termasuk di dalam pendidikan informal adalah;

  • Agama
  • Budi pekerti
  • Etika
  • Sopan santun
  • Moral
  • Sosialisasi

 

Harus kita sadari betapa pentingnya pendidikan, betapa berharganya pengetahuan, betapa beruntungnya kita karena bisa mengenyam pendidikan.

Ketidaksadaran menjadi problematika kehidupan yang mengerikan. Ketika belajar dianggap kegiatan yang membosankan tanpa melihat begitu banyak anak yang bahkan tak mampu bersekolah. Ketika pendidikan dianggap hal yang bisa dipermainkan tanpa tahu berapa banyak biaya yang orang tua keluarkan untuk menyekolahkan anaknya.

Kesuksesan bukan milik orang-orang yang pintar,tapi milik orang-orang yang tekun. Terkadang perubahan terjadi karena adanya kemauan, bukan dorongan. karena karakter utama yang menciptakan perubahan dalam hidup adalah diri sendiri, bukan orang lain.

Di dunia ini tidak ada orang bodoh, yang ada hanya orang malas.

”Education is the most powerfull weapon which you can use to change the world”

( Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang bisa anda gunakan untuk mengubah dunia )

−Nelson Mandela

 

”Ing ngarso sung tulodo, Ing madya mangunkarso, Tut wuri handayani”

( Di depan memberi contoh, Di tengah memberi semangat, Di belakang memberikan daya kekuatan )

−Ki Hajar Dewantara

 

Contributor

 

Tati Acsifah

Check Also

Brosur PPDB SMK Dwi Putra Bangsa Cimanggu 2019/2020

Assalamu’alaikum Wr.Wb Perkenalkan nama saya M. Halim, disini saya akan memperkenalkan sekolah yang saya tempati, …

Leave a Reply

WhatsApp chat