Tuesday , 19 March 2019
Breaking News

Sejarah Ditetapkannya Hari Perempuan Sedunia

Sejarah Awal Ditetapkannya Hari Perempuan Sedunia, Pertama kali dirayakan Pada Tahun 1909

Jumat, 8 Maret 2019

8 March

Hari Perempuan Internasional ( International Women’s Day ) atau sering disebut Hari Perempuan Sedunia dirayakan pada 8 maret setiap tahunnya. Pertama kali dirayakan di New York pada tahun 1909 dan dirayakan oleh Partai Sosialis Amerika Serikat. 

Hari Perempuan Internasional secara resmi dijadikan sebagai hari libur nasional di Soviet Rusia pada tahun 1917, dan dirayakan secara luas di negara sosialis maupun komunis.

Pada tahun 1977 PBB ( Perserikatan Bangsa-Bangsa ) meresmikan tanggal 8 maret sebagai perayaan tahunan Hari Perempuan Internasional selain untuk memperjuangkan hak perempuan, juga untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Hari Perempuan Internasional pertama kali dirayakan untuk menghormati peristiwa mogok kerja para buruh perempuan di pabrik garmen New York tahun 1908. Mereka mogok kerja karena kondisi kerja yang mengerikan. Perempuan masih merasa diperlakukan tidak adil. Tak hanya itu, kini makin banyak kasus yang turut menjadi tuntutan mulai dari pelecehan, penganiayaan, kekerasan dan juga perbedaan perlakuan.

Maka dari itu sudah sepantasnya keadilan untuk perempuan memang harus diperhatikan dan ditegakkan.

Perayaan ini seperti sebuah singgungan yang menyeluruh terutama bagi para pria yang kurang menghargai para wanita, berharap dengan adanya Perayaan Hari Perempuan Internasional tidak akan ada lagi perbedaan perlakuan, kekerasan dan kasus lainnya.

 

Hari Perempuan Internasional bukan hanya tentang memberi bunga kepada orang yang anda hargai dan mengatakan bahwa dia hebat. Hari ini, 8 maret adalah simbol perjuangan yang dilalui semua perempuan di dunia untuk mencapai kesetaraan dan hak sebagai perempuan. Untuk mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang, bahwa masa depan masih bisa diperjuangkan, bahwa impian masih bisa diwujudkan.

Hari ini tidak hanya tentang hari dimana perempuan mendapat sekedarnya ucapan ”Selamat Hari Perempuan Internasional” dan setelah itu dilupakan. Tidak! Ini bukan akhir pencapaian bagaimana perempuan-perempuan dahulu mengangkat derajat wanita dan berusaha menyetarakannya.

Tidak sampai disini, Sebagai perempuan muda masa kini seharusnya perjuangan makin dibangkitkan, perempuan semestinya dihormati dan dihargai keberadaannya, dan dijunjung tinggi harkat martabatnya.

Simbol ;

Mengapa memakai ungu? Secara internasional, ungu adalah warna yang menyimbolkan perempuan. Kombinasi antara ungu dan hijau merupakan lambang kesetaraan perempuan yang awalnya berasal dari perserikatan wanita di Inggris tahun 1908. Warna ungu juga melambangkan keadilan dan martabat, sementara hijau merupakan simbol dari harapan.

 

Artikel diambil dari berbagai sumber.

Penulis mengajukan permohonan maaf jika ada kata atau kalimat yang kurang berkenan dihati pembaca.

Keluarga besar SMKS Dwi Putra Bangsa Cimanggu mengucapkan Selamat Hari Perempuan Sedunia.

 

Contributor

 

Tati Acsifah ( XI TKJ 1 )

 

Check Also

The importance of education in life

Education ( Pendidikan ) Education is the process of facilitating learning, or the acquisition of …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *